Serba Serbi

​Sinergi Tanpa Batas, Irjen Kemendes, Yonif TP 939/Macan Putih, dan Gandara Group Tebar Kebaikan di Tasikmalaya

DeArtikel.com – TASIKMALAYA – Langit di atas Kampung Kalawagar, Desa Singasari, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (25/4/2026) pagi tampak lebih cerah.
Bukan hanya karena sapuan mentari pagi, melainkan karena ada ribuan senyum yang merekah di wajah anak-anak yatim dan kaum jompo.
Sebuah babak baru pengabdian dimulai di jantung Bumi Sukapura, merajut harmoni melalui aksi nyata kemanusiaan dan berbagai kebahagiaan kepada sesama.
​Kolaborasi apik antara Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal (Kemendes PDTT), Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 939/Macan Putih, dan Gandara Group ini menjadi bukti nyata bahwa ketika pemerintah, militer, dan pengusaha bersatu, kesejahteraan rakyat bukan lagi sekadar slogan.
​Gotong Royong: Napas Peradaban Bangsa
​Hadir langsung di lokasi, Irjen Kemendes PDTT, Dr. Masyhud, SH., MH., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari filosofi luhur bangsa Indonesia.
​”Ini adalah wujud kebersamaan dan semangat gotong royong yang dicanangkan para pendiri bangsa. Kita harus saling membantu manakala ada saudara kita yang kurang mampu,” ujar Dr. Masyhud.
​Selain memberikan bantuan bagi masyarakat kurang mampu, dalam kesempatan itu juga memberikan bantuan untuk pemeliharaan ratusan mesjid yang ada di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis Banjar dan Pangandaran.
Ia menekankan pentingnya peran masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat solusi sosial dan kemajuan di daerah.
“Masjid adalah tempat mencari ilmu dan bermusyawarah untuk kepentingan umat. Semoga bantuan ini meningkatkan semangat warga untuk bangkit dalam kondisi dunia yang sedang penuh tantangan,” tambahnya.
​Yonif TP 939/Macan Putih: Hadir Sebagai “Bahu” Bagi Rakyat
​Ada yang berbeda dengan kehadiran Yonif TP 939/Macan Putih. Alih-alih memperkenalkan diri dengan baris-berbaris yang kaku, kesatuan baru ini memilih mengetuk pintu hati masyarakat dengan kelembutan.
Melalui semboyan “Satya Nagara, Raksa Jagat”, mereka memamerkan aksi bela diri yang memukau sekaligus menyentuh sisi humanis militer.
​Letkol Inf Deddy Setya Wijaya, Komandan Batalyon 939/Macan Putih, menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari solusi di masyarakat.
​”Kami hadir bukan sebagai orang asing. Kami datang sebagai saudara baru. Kehadiran Macan Putih di Tasikmalaya harus menjadi bahu tempat masyarakat bersandar dan tangan yang siap merangkul keharmonisan,” tegas Letkol Deddy.
​Aksi Nyata: 1.100 Paket Sembako dan Renovasi 100 Masjid
​Sinergi ketulusan ini diwujudkan dalam bentuk pemberian 1.100 paket sembako kepada warga yang membutuhkan. Suasana haru menyeruak saat doa dan selawat bergema mengiringi pembagian bantuan tersebut.
​Tak hanya urusan perut, aspek spiritual pun menjadi perhatian. Sebanyak 100 masjid di berbagai wilayah menerima bantuan pemeliharaan. Langkah ini diambil untuk memastikan pusat peradaban umat tersebut tetap kokoh dan nyaman bagi para jemaah.
​Gandara Group, Komitmen Bakti untuk Jawa Barat
​Di balik layar kolaborasi ini, sosok H. Cahya Gandara, Owner Gandara Group 37, menjadi motor penggerak yang rendah hati. Baginya, bisnis bukan sekadar mengejar profit, melainkan tentang seberapa besar manfaat yang bisa dirasakan orang lain.
​”Masih banyak saudara kita yang butuh sentuhan kasih. Ini tanggung jawab bersama. Gandara Group berkomitmen untuk terus menebar kebaikan, tidak hanya di sini, tapi akan terus mengalir ke seluruh pelosok Jawa Barat,” ungkap H. Cahya.
​Mengetuk Pintu Langit
​Acara ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti, KH Atam Rustam (Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya), KH Aminudin Bustomi (Ketua MUI Kota Tasikmalaya), H. Dr. Rubi Azhara, S.STP., M.Si. (Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra) dan tokoh masyarakat lainnya.
​Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang khidmat. Masyarakat Singaparna tidak hanya pulang membawa beras dan minyak goreng, tetapi mereka membawa pulang rasa aman dan harapan baru.
​Kini, Tasikmalaya memiliki “penjaga” baru yang mengenakan seragam loreng namun berhati lembut. Di bawah langit Singaparna, doa-doa ribuan warga melangit, mengetuk pintu keberkahan bagi mereka yang tulus mengabdi pada negeri.***

Anda mungkin juga suka...