Menag KH Nasaruddin Umar Safari Pesantren di Tasikmalaya, Janji Perjuangkan Kesetaraan Guru Madrasah


DeArtikel.com – Tasikmalaya – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Menteri Agama Republik Indonesia, KH Nasaruddin Umar, melakukan kunjungan safari ke sejumlah pondok pesantren besar di Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (5/2/2026) petang. Dua pesantren bersejarah, Ponpes Cipasung dan Ponpes Sukamanah, menjadi titik utama dalam agenda kunjungan kerja tersebut.

Kedatangan Menag di Pondok Pesantren Cipasung disambut meriah oleh ratusan santri yang telah berjejer rapi. Suasana khidmat menyelimuti pertemuan saat pengasuh pondok pesantren menyambut KH Nasaruddin Umar dengan pelukan hangat, menunjukkan kedekatan emosional antara ulama dan umara.

Dalam kunjungannya, KH Nasaruddin Umar menegaskan komitmen Kementerian Agama di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan perhatian lebih terhadap institusi pesantren. Salah satu terobosan besar adalah hadirnya Direktorat Jenderal (Ditjen) Pondok Pesantren sebagai bentuk penguatan kelembagaan.

Tak hanya itu, Menag juga membawa kabar baik terkait kesejahteraan tenaga pendidik. Ia menyatakan tengah berupaya keras menyetarakan status guru madrasah dengan guru sekolah umum di bawah naungan Kemendikbud.

“Kami terus memperjuangkan agar status dan kesejahteraan guru madrasah tidak lagi dibedakan dengan guru sekolah umum. Di era Presiden Prabowo, konsentrasi kita sangat besar terhadap kualitas sumber daya manusia di lingkungan pesantren dan madrasah,” ujar KH

Menyinggung soal potensi perbedaan awal Ramadan, Menag meminta masyarakat untuk tetap tenang dan mengedepankan sikap saling menghormati. Menurutnya, jika terdapat perbedaan, hal tersebut hanyalah dinamika dalam perbedaan mazhab yang lumrah terjadi.

“Soal awal Ramadan, saya minta masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu hasil Sidang Isbat secara resmi. Kalaupun nanti ada perbedaan, itu adalah masalah mazhab. Yang terpenting adalah esensi ibadahnya,” tambahnya.

Selain berdialog dengan para santri dan pengasuh, menteri yang dikenal sebagai tokoh moderat ini juga menyempatkan diri melakukan ziarah ke makam pendiri Pondok Pesantren Cipasung. Doa bersama dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan atas jasa para ulama dalam membangun fondasi pendidikan Islam di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Agama juga menyalurkan sejumlah bantuan untuk pengembangan fasilitas pondok pesantren sebagai wujud dukungan nyata pemerintah terhadap ekosistem pendidikan Islam.

Setelah menyelesaikan kunjungan di Cipasung, rombongan Menteri Agama dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Pondok Pesantren Sukamanah dan sejumlah pesantren besar lainnya di wilayah Tasikmalaya untuk mempererat silaturahmi dengan para kiai dan tokoh masyarakat setempat.***