Serba Serbi

Aksi Nyata, Sejumlah Komunitas Bersihkan Mesjid Agung Sambil Sosialisasi Keselamatan Kerja dan Menjaga Lingkungan

DeArtikel.com – Tasikmalaya- Kegiatan Clean Up Masjid Agung Kota Tasikmalaya dengan teknik vertical sukses diselenggarakan oleh Tasik Caving Community (TCC) Minggu (12/4/202). Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aksi bersih-bersih, tetapi juga bertujuan untuk mensosialisasikan serta mengedukasi pengurus masjid terkait pentingnya keselamatan kerja di ketinggian.

Kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas komunitas, mulai dari organisasi pecinta alam hingga berbagai komunitas di Tasikmalaya. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa kepedulian serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan, khususnya di area tempat ibadah.

Sebanyak kurang lebih 250 peserta dari berbagai komunitas se-Kota Tasikmalaya turut ambil bagian dalam bakti sosial ini. Mereka melakukan pembersihan di berbagai area masjid, mulai dari kubah dengan teknik vertical, pelataran, toilet, hingga sarana ibadah lainnya.

Seluruh peserta membawa perlengkapan masing-masing, seperti sarung tangan, sapu, masker, hingga kemoceng, sebagai bentuk kesiapan dan kemandirian dalam kegiatan sosial tersebut.

Ketua Pelaksana Clean Up Vertical, Nisan Santoso, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dalam memperkenalkan teknik kerja aman di ketinggian kepada pengurus masjid dan masyarakat umum.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman bahwa pekerjaan di ketinggian memerlukan standar keselamatan khusus agar dapat dilakukan dengan aman dan profesional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DKM Masjid Agung Kota Tasikmalaya, KH. Muhammad Aminudin Bustomi, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai aksi ini tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kebersihan, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja.
“Kami sangat berterima kasih atas inisiatif ini. Selain masjid menjadi bersih, kami juga mendapatkan edukasi yang sangat bermanfaat,” katanya.

Sekretaris Jenderal TCC, Bambang Fitrah Rajil Falah, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen komunitas dalam mengedepankan aspek edukasi dan aksi nyata di masyarakat.

Di sisi lain, Koordinator World Cleanup Day Tasikmalaya, Teguh Gusmatara, menyebut kegiatan ini sebagai contoh nyata sinergi komunitas dalam menjaga lingkungan.
“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Salah satu penderi Asosiasi Rope Access Indonesia (ARAI) Nasional, Eris Krismayanto selaku Safety Officer Clean Up Vertical menegaskan bahwa kampanye keselamatan kerja di ketinggian menjadi hal yang sangat penting, khususnya bagi para pegiat olahraga outdoor, pelaku usaha jasa kontruksi, intansi, dan pemerintahan.

Ia menjelaskan bahwa meskipun peralatan teknik vertical yang digunakan memiliki perbedaan dengan perlengkapan panjat tebing maupun standar pekerja ketinggian industri, kegiatan ini justru menjadi ruang kolaborasi yang positif.

“Di sinilah kita bisa saling mendukung, saling mengenalkan, sekaligus berbagi pengetahuan. Edukasi tentang pentingnya keselamatan kerja di ketinggian harus terus digaungkan agar setiap aktivitas dapat dilakukan dengan aman dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pihak, tidak hanya pengurus masjid tetapi juga masyarakat umum. Selain menjadi gerakan kebersihan, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wadah edukasi berkelanjutan terkait keselamatan kerja, serta memperkuat sinergi antar komunitas dalam menjaga lingkungan dan fasilitas publik.

Melalui semangat kolaborasi dan kepedulian bersama, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menginisiasi gerakan serupa yang tidak hanya berdampak pada kebersihan, tetapi juga meningkatkan kesadaran keselamatan dan solidaritas sosial di masyarakat.***

Anda mungkin juga suka...