Sumur Mulai Mengering, Warga Ciamis Rela Turun ke Sungai untuk Cuci Baju


DeArtikel.com – CIAMIS – Musim kemarau mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Warga Dusun Ciwahangan, Desa Baregbeg, terpaksa memanfaatkan aliran Sungai Ciwahangan untuk mencuci pakaian dan mandi karena debit air sumur di rumah mereka semakin berkurang.

Neni (43), warga setempat, mengatakan kondisi air sumur yang mulai menipis membuat warga harus menghemat penggunaannya. Sejak sekitar dua pekan terakhir, sejumlah warga memilih berjalan kaki sekitar 200 meter menuju sungai untuk mencuci pakaian.

“Air sumur tinggal sedikit, sayang kalau dipakai mencuci,” kata Neni saat ditemui di Sungai Ciwahangan, Selasa (4/8/2026). Menurutnya, warga juga menggunakan sungai untuk mandi, terutama anak-anak yang biasanya datang pada sore hari.

Warga mengaku kondisi air sungai masih cukup bening meski terdapat sejumlah sampah rumah tangga. Air tersebut digunakan untuk kebutuhan mencuci dan mandi, bukan untuk minum maupun memasak. Warga pun membawa ember, sabun, dan perlengkapan lainnya dari rumah.

Haji Endang, warga lainnya, mengatakan kondisi serupa biasanya terjadi setiap kemarau panjang. Warga membuat tempat mandi dan mencuci sederhana di sekitar sungai menggunakan triplek, bilik, seprai, atau gorden. Tempat darurat tersebut hanya digunakan ketika sumur warga mulai mengering dan akan kembali hilang saat musim hujan tiba.***


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *