TASIKMALAYA — ¹Pejabat (Pj) Ketua KADIN Kota Tasikmalaya saat ini adalah **Apt. Asep Saepulloh, S.Farm., M.PH.**mengimbau seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah. Stabilitas sosial dan keamanan dinilai menjadi faktor penting dalam mempertahankan kepercayaan investor serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Tasikmalaya.
Wakil Ketua Bidang Investasi dan Kerjasama Kadin Kota Tasikmalaya, Willy Ramadhan, meminta pelaku usaha, asosiasi bisnis, dan masyarakat tidak mudah terpancing oleh berbagai isu provokatif yang berkembang di ruang publik. Menurutnya, informasi yang belum terverifikasi berpotensi menimbulkan keresahan dan berdampak terhadap iklim usaha.
“Kondusifitas adalah prasyarat mutlak bagi pertumbuhan investasi dan bergeraknya roda perekonomian. Sebagai pusat perdagangan Priangan Timur, ketenteraman Kota Tasikmalaya menjadi barometer kepercayaan investor,” tegas Willy Ramadhan.
Kadin Kota Tasikmalaya menilai kepastian investasi sangat bergantung pada stabilitas keamanan dan sosial. Kondisi daerah yang aman dan kondusif dapat memberikan rasa percaya bagi investor domestik maupun asing untuk menanamkan modal, mengembangkan usaha, serta membuka peluang penyerapan tenaga kerja lokal.
Karena itu, Kadin mengajak masyarakat dan dunia usaha untuk lebih bijak menyaring informasi dengan melakukan verifikasi sebelum menyebarluaskannya. Selain itu, penguatan sinergi antara pemerintah daerah, TNI/Polri, perbankan, pelaku usaha, dan UMKM diperlukan untuk menjaga kelancaran perdagangan, rantai pasok, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Kadin Kota Tasikmalaya berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memusatkan perhatian pada agenda produktif, mulai dari peningkatan daya saing daerah, penguatan UMKM hingga perluasan peluang investasi. Dengan kondisi sosial dan keamanan yang terjaga, Kota Tasikmalaya diharapkan mampu mempertahankan kepercayaan investor sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Kota Tasikmalaya Imbau Warga Tangkal Isu Provokatif demi Jaga Iklim Investasi
DeArtikel.com – TASIKMALAYA — ¹Pejabat (Pj) Ketua KADIN Kota Tasikmalaya saat ini adalah **Apt. Asep Saepulloh, S.Farm., M.PH.**mengimbau seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah. Stabilitas sosial dan keamanan dinilai menjadi faktor penting dalam mempertahankan kepercayaan investor serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Tasikmalaya.
Wakil Ketua Bidang Investasi dan Kerjasama Kadin Kota Tasikmalaya, Willy Ramadhan, meminta pelaku usaha, asosiasi bisnis, dan masyarakat tidak mudah terpancing oleh berbagai isu provokatif yang berkembang di ruang publik. Menurutnya, informasi yang belum terverifikasi berpotensi menimbulkan keresahan dan berdampak terhadap iklim usaha.
“Kondusifitas adalah prasyarat mutlak bagi pertumbuhan investasi dan bergeraknya roda perekonomian. Sebagai pusat perdagangan Priangan Timur, ketenteraman Kota Tasikmalaya menjadi barometer kepercayaan investor,” tegas Willy Ramadhan.
Kadin Kota Tasikmalaya menilai kepastian investasi sangat bergantung pada stabilitas keamanan dan sosial. Kondisi daerah yang aman dan kondusif dapat memberikan rasa percaya bagi investor domestik maupun asing untuk menanamkan modal, mengembangkan usaha, serta membuka peluang penyerapan tenaga kerja lokal.
Karena itu, Kadin mengajak masyarakat dan dunia usaha untuk lebih bijak menyaring informasi dengan melakukan verifikasi sebelum menyebarluaskannya. Selain itu, penguatan sinergi antara pemerintah daerah, TNI/Polri, perbankan, pelaku usaha, dan UMKM diperlukan untuk menjaga kelancaran perdagangan, rantai pasok, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Kadin Kota Tasikmalaya berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memusatkan perhatian pada agenda produktif, mulai dari peningkatan daya saing daerah, penguatan UMKM hingga perluasan peluang investasi. Dengan kondisi sosial dan keamanan yang terjaga, Kota Tasikmalaya diharapkan mampu mempertahankan kepercayaan investor sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.***
