DeArtikel.com – TASIKMALAYA – Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah, menegaskan pentingnya pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai langkah strategis untuk mencetak tenaga pendidik yang profesional dan berkualitas. Program tersebut dijadwalkan mulai berlangsung pada 3–7 Agustus sebagai bagian dari persiapan peningkatan mutu pendidikan nasional.
Ferdiansyah menjelaskan, sebelum pelaksanaan program, dilakukan pengecekan kembali terhadap seluruh kesiapan. Menurutnya, Direktur Pendidikan Profesi Kementrian Pendidikan, telah beberapa kali menggelar pelatihan dan sosialisasi sehingga tahapan ini menjadi bagian dari finalisasi sebelum PPG resmi dimulai.
Ia mengatakan, PPG ditujukan bagi lulusan sarjana yang belum berstatus Sarjana Pendidikan agar memiliki kompetensi yang dibutuhkan sebelum terjun sebagai guru. Melalui program tersebut, peserta akan dibekali empat kompetensi utama, yakni kompetensi sosial, kepribadian, profesional, dan pedagogi, sehingga mampu menjalankan tugas secara profesional, terintegrasi, holistik, dan komprehensif.
Selain membahas PPG, Ferdiansyah juga menyoroti pentingnya penetapan rasio ideal antara guru dan siswa di setiap jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK. Menurutnya, data tersebut menjadi dasar penyusunan kebijakan nasional agar kebutuhan tenaga pendidik dapat dipetakan secara akurat dan tidak lagi muncul anggapan bahwa Indonesia mengalami kekurangan guru.
Lebih lanjut, Ferdiansyah menilai persoalan utama saat ini bukan terletak pada jumlah guru, melainkan distribusinya yang belum merata. Ia juga mengingatkan agar produksi lulusan dari Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) maupun Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) disesuaikan dengan kebutuhan riil setiap tahun. Dengan demikian, keseimbangan antara kebutuhan dan jumlah lulusan dapat terjaga serta mencegah terjadinya kelebihan tenaga pendidik yang berpotensi menambah angka pengangguran di sektor pendidikan.***
