DeArtikel.com – Tasikmalaya – Ratusan guru madrasah di Kota Tasikmalaya, mereka turun kejalan mendatangi kantor walikota, untuk menyampaikan aspirasinya. Mereka menuntut agar pemerintah bersikap adil terhadap profesi guru madrasah.
Para guru ini honorer ini sudah mengabdi puluhan tahun di berbagai sekolah madrasah di kota tasikmalaya. Data diperkumpulan guru madrasah di kota tasikmalaya ada sedikitnya 2900 guru yang tersebar di 300 sekolah.
Kondisi para guru ini sangatlah memprihatinkan, mereka digaji dengan pendapatan yang minim.
Bagi guru honorer pemula mendapat honor 200.000 sedangkan honorer senior (masa pengabdian piluhan tahun) hanya mencapai 700.000 ribu rupiah.
Salah seorang guru honorer, Dewi , “Sudah 24 tahun honor saya 700 ribu rupaih, pertama kali digaji 50 rb rupiah.
Massa guru ini pun sempat menangis sedih saat menyayikan lagu himne guru, tidak kuasa menahan kesedihan akan nasib yang mereka alami. mereka akan melakukan aksi lanjutan jika tidak jiga diperhatikan pemerintah.
Selain terkait kesejahteraan mereka,para guru ini pun. aakit hati. terkait pengangkatan status mereka. Dalam orasinya, massa merasa dianak tirikan oleh pemerintah, karena pegawai sppg akan diangkat menjadi tagana p3k, padahal baru berjalan 6 bulan. Sementara mereka yang sudah puluhan tahun, hanya mendapat honor ratusan juta rupiah.
Aksi ini diterima wakil walikota tasikmalaya, Dicky Candra, dan berjanji akan menyampaikan aspirasi mereka ke tingkat pusat.***
