Serba Serbi

Serba Serbi Mudik, Cape Ketiduran Ayah dan Anak Terpisah, Berhasil Disatukan Polisi

DeArtikel.com – Tasikmalaya – Peristiwa terjadi di kawasan Perum SAGA (Sawah Garing), Desa Pasirhuni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya.
Kejadian bermula saat anggota Bhabinkamtibmas Polsek Ciawi menerima laporan dari warga mengenai seorang anak yang menangis karena terpisah dari orang tuanya. Mendapat laporan tersebut, petugas langsung menuju lokasi kejadian.
Dari keterangan awal, anak tersebut diketahui sebelumnya sedang melakukan perjalanan bersama ayahnya menggunakan sepeda motor. Namun, saat berhenti di lokasi, sang ayah diduga meninggalkan anaknya yang tengah tertidur bersandar di bagian depan motor.
Petugas bersama warga kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi, namun tidak menemukan keberadaan orang tua anak tersebut. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, petugas membawa anak beserta motor dan barang bawaannya ke Polsek Ciawi.
Di kantor polisi, petugas berupaya menenangkan anak tersebut sambil melakukan komunikasi untuk mendapatkan informasi. Selanjutnya, petugas kembali melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Sekitar 200 meter dari titik awal, petugas menemukan seorang pria yang tertidur di depan rumah warga. Setelah dibangunkan dan dilakukan pemeriksaan, pria tersebut diketahui merupakan ayah dari anak yang sebelumnya ditemukan.
Keduanya kemudian dibawa ke Polsek Ciawi dan dipertemukan kembali. Hasilnya, dipastikan bahwa keduanya merupakan ayah dan anak yang sempat terpisah saat perjalanan mudik.
Diketahui, sang ayah bernamaDian Nurdiana (31), warga Kabupaten Ciamis, sementara anaknya bernama Muhamad Fitriana Akbar (9), seorang pelajar sekolah dasar.
Berdasarkan keterangan, keduanya merupakan pemudik asal Lampung dengan tujuan Ciamis. Mereka berangkat dari Lampung menuju Bandung, kemudian melanjutkan perjalanan ke Ciamis menggunakan sepeda motor pinjaman keluarga.
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi akibat kondisi kelelahan yang dialami sang ayah saat perjalanan jauh.
“Dari hasil pemeriksaan, ayah dari anak tersebut mengaku kelelahan saat berkendara hingga tidak sadar telah meninggalkan anaknya yang sedang tertidur. Bahkan yang bersangkutan juga tertidur di depan rumah warga,” ujarnya.
Ia menambahkan, peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pemudik agar selalu berhati-hati dan memperhatikan kondisi fisik selama perjalanan.
“Keselamatan selama perjalanan harus menjadi prioritas. Jika merasa lelah, sebaiknya beristirahat di tempat yang aman dan memastikan seluruh anggota keluarga dalam kondisi aman,” tambahnya.
Berkat kesigapan petugas kepolisian dan bantuan warga, ayah dan anak tersebut akhirnya dapat dipertemukan kembali dalam kondisi selamat.***

Anda mungkin juga suka...